Cerpen, Nazar Shah Alam, Serambi Indonesia

Mesyuarat Jin Paya

0
()

Di majelis batang rumbia seluruh mata dari Para Jin Paya menyala mendengar ucapan tersebut ditirukan oleh Jin Suak Samin.

“Sekali dua dia dimpunkan! Fitnah ini sudah tidak bisa dibiarkan!” geram Hantu Lapa. Dia hendak maju, namun ditahan oleh Siganah di sampingnya.

“Lancang sekali mulut Pon Karim itu. Yang pas tatampar sampai remuk tulang rahangnya,” ujar Jin Samun yang selalu bertugas menghilangkan kesadaran orang-orang melamun. Dia sedang duduk di batang rumbia yang rebah tanggung di belakang penghulu mereka.

“Kau tidak melakukannya?” tanya penghulu mereka.

“Untuk apa? Balukia itu tak butuh usaha kita. Dia memang celaka!” jawab Jin Samun gontai saja.

“Tapi kamu tahu dia kemana?”

“Hamba tidak menyamunnya, Penghulu Mulia. Bagaimana mungkin hamba tahu dia kemana?” Jin Samun membela diri.

“Kalau begitu, mulailah pada kebiasaan tugas masing-masing. Pon Karim itu biar urusanku!” tegas penghulu jin penguasa paya itu.

“Apakah kita harus ikut mencari Balukia, Tuanku?” tanya Jin Punjot sebelum pembubaran majelis.

Jin Samun lekas menjawab, “Untuk apa? Dia sengaja lari. Sekarang mari kita kerahkan kemampuan membalas fitnah dari Pon Kari tadi sore. Enak saja main tuduh-tuduh sesuka hati.”

Suara kendaraan menderu. Mendekat ke arah majelis mesyuarat itu. Para Jin Paya bangkit lekas dan segera bersiap. Dari jauh terlihat api menyala-nyala. Semakin lama, semakin dekat, semakin terlihat amarah para pencari Bulukia.

“Apakah mereka akan membumi-hanguskan tempat pertemuan kita, Tuanku?” tanya Hantu Malu dengan suara bergetar antara marah dan gentar.

“Apa pun yang terjadi, malam ini akan kutampar hingga hancur rahang Pon Karim. Sehingga hanya kematian yang membuatnya lunas dari kesakitan!” geram Jin Paya Uyok. Gigi-giginya yang hitam terdengar berseret di dalam.

Baca juga  Nyonya Durina Mawarni

“Apa kesimpulan mesyuarat ini, Tuanku?” tanya Siganah di sela ketegangan itu.

Jin Paya Uyok meloncat ke atas batang rumbia rebah tanggung tempat tahtanya bernaung.

 1,162 total views,  18 views today

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: