Faris Al Faisal, Kompas, NuBi

Jadilah Suporter yang Baik

0
()

Oleh Faris Al Faisal (Kompas, 07 Oktober 2018)

Jadilah Suporter yang Baik ilustrasi Regina Primalita - Kompas.jpg

Jadilah Suporter yang Baik ilustrasi Regina Primalita/Kompas

Setelah Penilaian Tengah Semester (PTS) selesai, di SDN 1 Bulak Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat diadakan Pekan Olahraga Antar Kelas.

Zain, Ziyad, dan Zamit duduk-duduk di pinggiran lapangan sekolah yang luas, menonton pertandingan final sepak bola yang menampilkan pertandingan antara kelas VI A melawan kelas VI B.

Zain, Ziyad dan Zamit  masih duduk di bangku kelas III.

“Aku menjagokan kelas VI B,” kata Ziyad yakin.

“Ah, kelas VI A yang akan jadi pemenangnya,” Zain tak mau kalah.

“Kelas VI B juara!” seru Ziyad.

“VI A yang angkat tropi pemenang!” balas Zain.

Baca juga: Buah Ketekunan – Oleh Salsabila Zahratusysyita (Kompas, 16 September 2018)

Keduanya lalu terdiam melihat Zamit tampak  khusyuk mengamati kedua tim yang kelihatannya imbang memainkan si kulit bundar

“Kamu sendiri pilih tim mana, Zamit?” tanya Zain penasaran.

“Zamit pasti pilih kelas VI B,  iya kan?” ucap Ziyad.

“Kalian mau nonton bola atau bertengkar?” tanya Zamit pada kedua sahabatnya.

“Nonton bola, tapi sekaligus jadi suporter tim kesayangan,” jawab Ziyad.

“Suporter,” jelas Zain.

“Ya sudah, lihat saja pertandingannya! Siapa pun pemenangnya akan ditentukan oleh jumlah gol yang dimasukkannya.”

Baca juga: Saya Indonesia – Oleh Eva Maria Sianturi (Kompas, 01 Juli 2018)

Zain dan Ziyad pun kesal dengan jawaban Zamit.

“Ah kamu, sok netral!” kata Ziyad.

“Iya, mana ada penonton tak memilih salah satu tim!” timpal Zain.

Rupanya, perdebatan mereka terdengar oleh Pak Agus, guru olahraga yang sejak awal memperhatikan ketiga siswanya.

“Lho, kalian kok jadi bertengkar?” ujar Pak Agus  pada ketiganya.

Zain dan Ziyad pun menjelaskan pada Pak Agus perihal Zamit yang tak mau mendukung salah satu dari kedua tim yang bertanding.

Baca juga  Desa Wisata Candirejo Borobudur

“Kenapa kalian memaksakan pendapat? Bukankah siapa pun boleh mendukung tim mana saja? Atau bahkan tak mendukung kedua-duanya?”

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

%d bloggers like this: