Cernak, Lampung Post, Leanita Winandari

Resep Baru Nini Gupita

0
()

Oleh Leanita Winandari (Lampung Post, 07 Oktober 2018)

Resep Baru Nini Gupta ilustrasi Sugeng Riyadi - Lampung Post

Resep Baru Nini Gupta ilustrasi Sugeng Riyadi/Lampung Post

MUSIM panen pisang telah tiba. Semua rakyat di Kerajaan Panjalu bersorak senang. Pisang hasil panen kali ini lebih berlimpah dari tahun sebelumnya.

“Aku akan membuat kolak pisang,” seru salah satu warga.

Rakyat di Panjalu memang sangat menyukai olahan pisang. Ada yang akan membuat pisang yang dilumuri adonan tepung tebal. Ada juga yang memakannya secara langsung.

Nini Gupita, juru masak kerajaan, tersenyum mendengar obrolan mereka. Dia juga berencana membuat berbagai olahan pisang untuk keluarga kerajaan. Kebetulan sekali, mereka Panjalu juga menyukai pisang.

Baca juga: Misteri Bayangan Hitam – Oleh Anna Humanira (Lampung Post, 16 September 2018)

Hari pertama, Nini Gupita membuat kolak pisang sebagai makanan penutup. Dia memilih satu sisir pisang yang sudah matang, dan memeras santan, dan mengolahnya hingga menjadi kolak. Tak lupa, Nini Gupita membubuhkan daun pandang wangi agar kolak buat annya beraroma sedap.

“Masakan buatanmu selalu enak, Nini Gupita,” puji salah satu putri kerajaan.

Nini Gupita membungkuk. Dia senang sekali mendengar pujian tersebut. Apalagi ketika melihat para penghuni istana sangat lahap menyantap kolak pisang buatannya.

Hari selanjutnya, Nini Gupita membuat adonan tepung yang sangat encer.

“Apa yang akan kau masak hari ini, Nini Gupita?” tanya salah satu putri kerajaan yang suka mengintipnya di dapur.

“Pisang sembunyi,” kata Nini Gupita asal-asalan.

Baca juga: Samun Kehilangan Ingatan – Oleh Irfan Hawary (Lampung Post, 01 Juli 2018)

Dia mencetak adonan tepung menjadi lembaran tipis dan menaruh potongan pisang di dalamnya. Lalu, Nini Gupita menggulung lembaran tipis, hingga pisang tak lagi terlihat. Lalu, dia memberi irisan tipis gula aren di atasnya, dan menggoreng gulungan pisang tersebut.

Baca juga  Senyum untuk Bagas

“Seperti biasa, ini enak,” puji Raja.

Hari selanjutnya pun sama. Nini Gupita kembali mendapat pujian karena olahan pisangnya yang sangat enak dan bervariasi. Namum lama-lama, seluruh keluarga kerajaan mulai bosan. Mereka mulai mengeluh tentang makanan penutup yang selalu saja berbahan pisang.

“Oh. Pisang lagi. Aku bosan,” keluh putri kerajaan ketika Nini Gupita menyuguhkan kolak pisang lagi.

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

%d bloggers like this: