Fabel, Kedaulatan Rakyat, Rahayu Lestari Putri

Tata Si Ikan Penyelamat

0
()

Oleh Rahayu Lestari Putri (Kedaulatan Rakyat, 07 Juli 2019)

Tata Si Ikan Penyelamat ilustrasi Jos - Kedaulatan Rakyat-1w

Tata Si Ikan Penyelamat ilustrasi Jos/Kedaulatan Rakyat

PAGI nan cerah, cahaya matahari menembus dasar laut. Semua binatang laut bermain dan bernyanyi bersama. Di antaranya mereka adalah Ipang si ikan cupang, Rita si gurita, Loli si kuda laut, dan masih banyak lagi binatang laut lainnya. Mereka begitu riang dan gembira.

“Hai, aku ikut bermain, ya,” sapa Tata si ikan mungil yang terkenal dengan duri beracunnya.

“Hah, ada Tata si duri beracun. Awas, teman-teman, ayo kita pergi saja!” teriak Ipang si ikan cupang kepada teman-temannya.

“Mengapa kamu bicara seperti itu, Pang? Aku juga ingin ikut kalian bermain bersama. Aku sendirian tidak ada teman. Ayolah izinkan aku ikut bermain bersama kalian, ya,” ucap Tata sambil memohon.

“Sudah, jangan dengarkan Tata bicara. Ayo kita pergi saja, teman-teman,” ajak Ipang kepada teman-temannya sambil mengibaskan siripnya dan berbalik badan.

“Selamat tinggal, duri beracun,” ejek Loli si kuda laut.

Akhirnya Ipang, Rita, Loli, dan teman-temannya berlari ketakutan.

“Yah, mengapa aku tidak mempunyai teman seperti ini? Ini semua gara-gara duri beracunku,” ucap Tata sambil menundukkan kepala dan kembali pulang.

Beberapa saat kemudian.

“Ibu, aku pulang,” ucap Tata dengan tubuh yang lemas.

“Lho, kok cepat sekali Nak, kalau main?” tanya ibu Tata penasaran.

“lya, Bu. Aku tidak diajak bermain sama teman-teman. Mereka mengejekku. Ini semua gara-gara duri beracunku,” Tata mengeluh dan mulai murung.

“Tata, anakku. Kamu yang sabar, ya. Tuhan menciptakan kita memang seperti ini. Duri ini suatu saat pasti akan berguna kok. Percaya sama Ibu. Sudah, kamu jangan bersedih lagi ya, sayang,” hibur ibu Tata sambil memelukanaknya itu.

Baca juga  Tukon

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

%d bloggers like this: