Anis Surya Trisanti, Kedaulatan Rakyat, Resensi

Misteri Pembunuhan Tak Terduga

Black Showman dan Pembunuhan di Kota Tak Bernama, Novel Keigo Higashino

Black Showman dan Pembunuhan di Kota Tak Bernama ilustrasi Gramedia Pustaka Utama

5
(1)

Oleh Anis Surya Trisanti (Kedaulatan Rakyat, 08 Februari 2022)

NOVEL menawarkan sebuah dunia yang berisi kehidupan yang diidealkan dan dunia imajinatif, begitu pula novel karya Keigo Higashino ini.

Walaupun novel tersebut berkategori cerita imajinasi atau lebih terpatnya misteri detektif, penulis tetap menambahkan beberapa fakta cerita yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Higashino mengisahkan cerita di dalam novelnya dengan baik sehingga pembaca merasa ingin terus membacanya.

‘Black Showman dan Pembunuhan di Kota Tak Bernama’ menceritakan tentang kejadian pembunuhan yang terjadi di sebuah kota kecil, yang bahkan hampir terlupakan di tengah pandemi Covid-19. Ini novel keenam karya Keigo Higashino yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Higashino menulis novel tersebut pada saat pandemi Covid-19 melanda dunia.

Pembunuhan bisa terjadi di mana saja, termasuk di halaman rumah seperti yang dikisahkan dalam novel ini, yang berkisah tentang mantan guru SMP bernama Kamio Eiichi yang tewas akibat dicekik oleh seseorang di halaman rumahnya. Semasa aktif mengajar, Kamio Eiichi sangat disegani muridnya. Bahkan setelah ia pensiun, mantan muridnya tetap menghubunginya untuk meminta bantuan ataupun nasihat.

.

Judul Buku : Black Showman dan Pembunuhan di Kota Tak Bernama
Penulis : Keigo Higashino
Penerjemah : Milka Ivana
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : Januari 2022
Tebal : 516 halaman
ISBN : 987-602-06-5769-1

.

Polisi mencurigai beberapa mantan murid Eiichi yang menghadiri reuni di kota tempatnya tinggal. Polisi sangat bekerja keras untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut, namun tidak berhasil.

Polisi melangami kesulitan untuk mencari tahu motif dari pembunuhan tersebut. Apakah termasuk pembuhan berencana, pembunuhan tidak disengaja, atau aksi pencurian yang berakhir dengan pembunuhan.

Pelaku pembunuhan Eiichi merasa lega karena identitasnya tidak bisa diungkap oleh pihak kepolisian. Namun, rasa lega itu hanya bertahan sementara.

Baca juga  Mimpi dalam Saku

Anak Kimio Eiichi memutuskan untuk menyelidiki kasus pembunuhan ibunya karena polisi tidak bisa mengungkap kasus tersebut. Anak Eiichi tidak sendiri, ia dibantu oleh pamannya yang seorang mantan pesulap. Ia membantu menyelidiki siapa pembunuh Kimio Eiichi.

‘Black Showman dan Pembunuhan di Kota Tak Bernama’ sangat menarik. Penulis membuat pembaca ikut masuk kedalam penyelidikan kasus pembunuhan. Pembaca dibuat seakan-akan menjadi detektif yang sedang menyelidiki sebuah kasus.

Walaupun novel tersebut tebalnya lebih dari 500 halaman, pembaca tidak akan merasa bosan karena ceritanya sangat memukau. Novel ini menjadi salah satu bacaan wajib di awal tahun 2022 ini. ***

.

.

*) Anis Surya Trisanti, mahasiswi S2 PBSI FBS Universitas Negeri Yogyakarta.

.

.

 556 total views,  5 views today

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

error: Content is protected !!