Puisi, Republika, Yoman Making

LIE

LIE - Puisi-puisi Yoman Making

Lie ilustrasi Rendra Purnama/Republika

3.4
(5)

Puisi-puisi Yoman Making (Republika, 29 Mei 2022)

LIE

(Tentang perjalanan orang Lamalera dalam sajak tujuh bagian)

.

KELANA 1

.

Kala itu

Demi kehendak ama Raja Hayam Wuruk

Terpaksa kutinggalkan desaku di Luwuk

Di sana

Kepada Pati Gaja Mada

Yang mulia bertitah

Kulepaskan rumah makmurku

.

KELANA 2

.

Kutumpangi perahu

Lalu turut berlayar

Dari Seram mengarungi Halmahera

Akhirnya melabuhkan jangkar

Di Pulau Goram

.

KELANA 3

.

Kaki-kaki lenguh angin

Tapaki selintas Lepan Batan bermusim

Sambil singga ke Tobi Landeke

Langit pun berkeringat

Aku termangu

Di kaki Tanah Fato Bela

Aku bergubuk

.

KELANA 4

.

Angin berarus buas

Terpaksa kukorbankan benda perhiasan menjadi jaminan

Dan semesta pun tenteram

.

KELANA 5

.

Saat sepiku bercerama

Mencengkeram erat langit

Dan bulan menindih awan

Biarlah aku menepi

Pada dinding Luki Lefobala

Sekali kembali

Kini tenteram duduk manis di bibir doaku

Mendaki bukit

Biar gubuk kembali menjama

Pada rumah leffo hajjo

Di diamku yang ramah

Lesung terbalik, air di kulit lokan menyiram

Perahu alu terlepas

Tergeletak mengalang jalan

Tanyaku,

Bagaimana sudah?

.

KELANA 6

.

Aku datang bergubuk di Doni Nusa Lela

Membangun rumah ke Ulu Mado

Mengadakan tukar menukar

Alat rajin gerabah

Hari ku cari

Makan dari masin keringat garam

Aku berdansa

Di atas kasurnya laut

Saat kembali

Ada nyala api di Lango Fujo

Menggerek tanya pada gubuk nara gue tana…

Celaka, ada apa di sana!

.

KELANA 7

.

Ah…

Mendaki Hajo Lama Bele yang bertimbang taru

Semesta sudah menjamah,

Yang kini beranak pinak

.

Berbidang dada

Bertonjol dada

.

Sekarang

Rahim musim sehempas laut

Ombak pecah di karang-karang gemetar menada cakra

titipan kenyang perut…

Oh, Tuhan yang duduk di awan

Baca juga  Lelaki yang Menderita bila Dipuji

Menyertai dari berangkat

Oh, Allah yang berdiri di tengah langit

Telah menuntun kemari

Lambung takdir

Lumbung api

Lautku

Hidupku

Lamaleraku

Lamalera, 2022

Yoman Making lahir di Lembata Nusa Tenggara Timur pada 11 April 2001. Ia juga menulis naskah teater dan film. Salah satu karyanya pernah meraih Juara III Festival Film Nasional yang diselenggarakan oleh KPK. Selain itu, ada juga karyanya yang termuat pada antologi Bumi Langit NTT. Saat ini, Yoman aktif berkesenian di Komunitas Teater Suara Lembata dan Langit Jingga Film Lembata.

.

LIE

 359 total views,  1 views today

Average rating 3.4 / 5. Vote count: 5

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: