Hamdy Salad, Jawa Pos, Sajak

HANTU-HANTU DI DEKAT ISTANA

HANTU-HANTU DI DEKAT ISTANA - Sajak Hamdy Salad

HANTU-HANTU DI DEKAT ISTANA ilustrasi Budiono/Jawa Pos

4
(2)

Sajak Hamdy Salad (Jawa Pos, 14 Oktober 2023)

HANTU-HANTU DI DEKAT ISTANA

.

Serupa bayangan di rumah tua

hantu-hantu berdendang

di panggung kegelapan

.

: dekat istana

.

Bulan dan bintang-bintang dilenyapkan

dari sentuhan ultra matahari

sampai siang lupa cahaya

dan malam bertambah ngeri

.

: dalam pesta

.

Bau kembang dan kemenyan

menguar di udara maya

dalam gedung dan hotel mewah

yang telah disewa

.

: para pialang

.

Hantu-hantu bersukaria

saling memeluk dan menusuk

tanpa terlihat tetesan darah

karena karpet dan dinding-dinding

telah diubah warna merah

.

: bandar petaruhan

.

Kalah dan menang sama sibuknya

menjarah laba dan bunga-bunga

dari perdagangan sapi perah

dan suara-suara yang digandakan

dalam kandang penjagalan

.

: menunggu waktu

.

Serupa bayangan di rumah tua

hantu-hantu bermuka seribu

saling berjaga di depan pintu

siapa harus pergi dan siapa yang kembali

membuang hajat sembari nyanyi

.

(2023)

.

.

SERATUS METER BELOK KIRI

.

Rambu-rambu telah mati

di sini. Orang-orang berjalan

mengikuti sinyal arah

.

: seratus meter belok kiri

.

Tapi ternyata bukan itu

yang dituju. Gugelmap menyala

di layar pengap dunia maya

orang-orang membalik badan

kembali tunduk pada perintah

.

: seratus meter belok kanan

.

Tapi juga bukan itu

yang dicari. Mata uang dan barang

melesat jauh dari genggaman

bersembunyi dalam gudang

sebagai pupuk para pecundang

.

Lalu orang berhenti di jalan buntu

mengunggah pesan berkali-kali

sampai ngilu dikutuk waktu

.

: lampu-lampu ditelan malam

.

Jalan lurus tak lagi terbaca

dalam peta. Batas-batas menghilang

garis tebal dikaburkan

yang kabur dijadikan sebaliknya

.

Merah darah dan putih tulang

mengeruh dalam tubuh

yang mengejang. Suara-suara murung

tak lagi bergema di dekat jantung

.

Seratus meter belok kiri

Baca juga  Mengenang Kota Hilang

seratus meter belok kanan

hingga tercebur di kubangan

.

(2023)

.

.

YANG TERGANTUNG

.

Yang tergantung dan digantung

tak lagi tertawa

seperti biasa

.

Bunga-bunga layu

tersenyum wagu

.

: di taman kota itu

.

Sapi cebol dan kambing balap

berlari menuju istana

dengan borgol mengkilap

.

: di jalan tol itu

.

Suara patroli silih berganti

menagih utang

dan janji-janji

.

: di layar televisi

.

Pedih dan perih dalam panci

mendidih di kompor elpiji

walau harga terus melesat

dan naik berkali-kali

.

(2023)

.

.

Hamdy Salad. Lahir di Ngawi, Jawa Timur, tinggal di Jogjakarta. Menjadi pengajar di kampus ISI Jogjakarta.

.
HANTU-HANTU DI DEKAT ISTANA.

Loading

Average rating 4 / 5. Vote count: 2

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

error: Content is protected !!